;
image Reseller : Pengertian dan Cara Kerjanya

Reseller : Pengertian dan Cara Kerjanya

Pengantar

Salah satu pilihan utama dalam memulai usaha adalah bisnis online. Bisnis reseller menjadi pilihan yang banyak menarik perhatian. Selain waktunya lebih fleksibel, Anda bisa melakukan pekerjaan ini dimana saja.

Menjadi seorang reseller, Anda tidak perlu pusing mencari produk yang akan dijual, cukup mencari supplier produk saja. Menjadi reseller juga tidak memiliki risiko yang tinggi, sehingga bisnis ini cocok untuk dicoba oleh pemula.

Selanjutnya, kami akan menjelaskan reseller secara lengkap dan tuntas. Simak informasi lengkapnya berikut ini.


Pengertian

Reseller ini diambil dari bahasa inggris, dari kata Re yang artinya kembali atau berulang dan Seller yang artinya penjual. Bisa diartikan reseller ini adalah menjual kembali suatu produk yang diperoleh dari pihak pertama. Sehingga, reseller ini akan membeli atau menyetok barang untuk kemudia dijual lagi untuk memperoleh keuntungan.

Berikut beberapa pengertian Reseller menurut para ahli, diantaranya :

1. Menurut Schiffman dan Kanuk (2007) dalam "Consumer Behavior" menjelaskan bahwa reseller adalah pihak yang membeli produk dari distributor atau produsen dengan tujuan menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan. Mereka biasanya memanfaatkan kekuatan pemasaran dan jaringan distribusi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

2. Menurut Kotler dan Keller (2012) dalam buku "Marketing Management"  menyebutkan bahwa reseller adalah individu atau organisasi yang membeli produk atau jasa untuk dijual kembali, baik dalam bentuk fisik atau digital kepada konsumen akhir atau pihak lain. Mereka berperan sebagai perantara antara produsen dan konsumen, tanpa terlibat dalam proses pembuatan produk tersebut.

3. Menurut Tjiptono (2014) dalam bukunya "Strategi Pemasaran" mendefinisikan reseller sebagai pihak yang menjual kembali barang yang dibelinya dari produsen atau distributor kepada konsumen. Reseller memainkan peran penting dalam distribusi, memberikan akses ke konsumen yang mungkin tidak dapat dijangkau langsung oleh produsen.

Cara Kerja Reseller

Berikut adalah penjelasan tentang cara kerja reseller : 

1. Menentukan Produk yang Akan Dijual
  • Reseller pertama akan memilih produk yang akan dijual. Ini bisa berupa produk fisik (seperti pakaian, elektronik, atau peralatan rumah tangga) atau produk digital (seperti perangkat lunak atau kursus online).
  • Pemilihan produk yang tepat sangat penting agar reseller bisa menarik pelanggan dan mendapatkan keuntungan. Biasanya, reseller memilih produk yang memiliki permintaan tinggi atau trend tertentu.
2. Mencari Pemasok atau Distributor
  • Reseller kemudian mencari pemasok atau distributor untuk membeli produk dengan harga grosir atau harga lebih rendah dari harga pasar. Pemasok ini bisa berupa produsen langsung atau distributor yang sudah memiliki stock barang.
  • Pemasok sering kali menawarkan harga khusus untuk pembelian dalam jumlah besar, yang memungkinkan reseller untuk mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar.
3. Pembelian Produk
  • Setelah menemukan pemasok yang tepat, reseller membeli produk dalam jumlah tertentu dengan harga yang lebih rendah dari harga jualnya di pasar.
  • Produk ini akan disimpan di gudang reseller, atau dikirim ke pelanggan, tergantung pada model bisnisnya.
4. Penjualan Produk
  • Reseller menjual produk yang telah dibeli ke konsumen akhir. Penjualan bisa dilakukan melalui berbagai saluran, seperti toko fisik (jika reseller memiliki toko), toko online(melalui situs web sendiri atau platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee atau Lazada) dan media sosial (seperti Instagram, Facebook atau Whatsapp).
  • Harga jual yang ditetapkan biasanya lebih tinggi daripada harga beli produk dari pemasok. Keuntungan yang diperoleh berasal dari selisih harga beli dan harga jual tersebut.
5. Pengelolaan Pembayaran dan Pengiriman
  • Setelah konsumen melakukan pembelian, reseller mengelola pembayaran dan pengiriman produk. proses ini bisa mencakup : Mengatur metode pembayaran, mengemas dan mengirimkan produk ke alamat pelanggan dan menggunakan layanan pengiriman pihak ketiga.
6. Layanan Pelanggan
  • Reseller juga perlu memberikan layanan purna jual yang baik, seperti menangani keluhan pelanggan, melakukan pengembalian produk atau memberikan bantuan terkait produk yang dijual.
7. Menghitung Keuntungan
  • Keuntungan reseller diperoleh dari selisih antara harga beli produk dari pemasok dan harga jual ke pelanggan. Reseller juga harus mempertimbangkan biaya operasional lainnya, seperi biaya pengiriman, biaya pemasaran atau biaya platform e-commerce.


Kelebihan menjadi Reseller

Berikut beberapa kelebihan menjadi reseller :

1. Modal Awal yang Relatif Rendah

  • Reseller tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengembangkan atau memproduksi produk. Anda cukup membeli produk dengan harga grosir dan menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi. Ini membuat modal awal yang dibutuhkan untuk memulai lebih rendah dibandingkan dengan bisnis lain yang harus mengembangkan produk dari nol.

2. Skalabilitas dan Fleksibilitas

  • Reseller memiliki fleksibilitas untuk memilih produk dan saluran penjualan yang sesuai dengan kemampuan dan minat Anda. Anda juga bisa mengembangkan bisnis dengan cepat tanpa harus menunggu waktu lama untuk mengembangkan produk. Anda dapat menambah stock atau memperluas jenis produk yang ditawarkan jika produk Anda jual sukses.

3. Bisa Menjalankan Bisnis Secara Online

  • Banyak reseller menjalankan bisnis mereka secara online, yang memungkinkan mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Anda bisa memanfaatkan platform e-commerce, media sosial atau website sendiri untuk menjual produk, yang membuatnya lebih praktis dan murah dibandingkan dengan membuka toko fisik.

4. Risiko Bisnis yang Lebih Rendah

  • Karena reseller tidak memproduksi produk, risiko kerugian cenderung lebih rendah. Anda hanya membeli produk sesuai dengan permintaan pasar dan bisa memilih untuk tidak melanjutkan jika produk tersebut tidak laku. Ini sangat berbeda dengan bisnis yang melibatkan produksi barang dalam jumlah besar yang dapat menyebabkan kerugian besar jika tidak terjual.

5. Membangun Jaringan dan Hubungan Bisnis

  • Menjadi reseller ini dapat memberikan peluan untuk membangun jaringan bisnis yang kuat, yang bisa bermanfaat untuk pengembangan bisnis jangka panjang.

Kekurangan menjadi Reseller

Meskipub menjadi reseller memiliki banyak kelebihan, ada beberapa kekurangan yang diperlukan sebelum menjadi reseller :

1. Persaingan yang Ketat

  • Banyak orang yang terjun ke bisnis reseller, terutama di platform online, sehingga persaingan bisa sangat ketat. Jika produk yang Anda jual mudah didapatkan dari banyak pemasok lain, Anda perlu menemukan cara untuk membedakan diri dari pesaing, seperti dengan menawarkan harga lebih rendah, pengiriman lebih cepat, atau layanan pelanggan yang lebih baik.

2. Keterbatasan dalam Inovasi Produk

  • Sebagai reseller, Anda hanya bisa menjual produk yang disediakan oleh pemasok. Anda tidak memiliki kebebasan untuk berinovasi atau mengubah produk agar sesuai dengan preferensi atau kebutuhan pasar. Ini membatasi kreativitas Anda dalam menyesuaikan produk dengan keinginan pelanggan.

3. Margin Keuntungan yang Terbatas

  • Sebagai reseller, Anda seringkali membeli produk dengan harga grosir dan menjualnya dengan harga lebih tinggi. Namun, margin keuntungan yang dapat Anda peroleh lebih mungkin lebih kecil dibandingkan dengan bisnis yang memproduksi barang sendiri. Jika Anda mengandalkan volume penjualan yang tinggi, margin keuntungan yang kecil dapat mempengaruhi profitabilitas.


Kesimpulan

Bisnis reseller adalah model bisnis yang menarik dan dapat menguntungkan. Keuntungan utama bagi seorang reseller adalah tidak perlu  memproduksi barang sendiri dan dapat fokus pada pemasaran dan penjualan.

Untuk pengurusan legalitas, percayakan pengurusannya di virtualofficescbd.id Kami siap membantu prosesnya sampai dengan tuntas.

Semoga informasi diatas membantu dan bermanfaat bagi bisnis Anda.


Virtual Office SCBD: Mulai 3 juta-an

bundling scbd

Virtual Office SCBD adalah solusi cerdas untuk Anda yang membutuhkan alamat legalitas di daerah SCBD yang sangat prestisius.

Dengan 3 juta-an Rupiah, kamu sudah memiliki kantor berupa layanan virtual office selama 1 (satu) tahun di Gedung Bursa Efek Indonesia di SCBD. Hubungi kami sekarang juga dengan klik tombol ini!

Tidak sempat berkunjung?
Lihat Office Tour!